Kondisi cuaca kering berkepanjangan menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko kebakaran di daerah tersebut.
BACA JUGA: HOREE! Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Sekarang Dihapus, Urus STNK Tak Perlu Lagi KTP Pemilik Lama
Achmadi mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi teknis terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dalam pemetaan wilayah rawan dan langkah mitigasi yang diperlukan.
“Untuk pemetaan detail memang menjadi kewenangan BPBD, namun kami tetap mengacu pada pengalaman sebelumnya dan siap mendukung penuh dalam penanganan di lapangan,” tambahnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Dinas Sosial Kalsel optimistis mampu memberikan respons cepat dan efektif dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau tahun ini.
“Dengan kesiapan yang kami lakukan sejak dini, kami berharap penanganan karhutla dapat berjalan optimal dan dampaknya bisa diminimalkan,” tutupnya. (Wartabanjar.com/mckalsel)
Editor: Yayu







