Ketua Komisi Kepolisian Nasional, Choirul Anam, menilai proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian sudah berbasis bukti kuat.
Menurutnya, rekaman CCTV menjadi dasar utama dalam mengidentifikasi pelaku dan menilai objektivitas penanganan kasus.
“Siapa pun pelakunya, jika bukti kuat, maka harus diproses secara maksimal,” tegasnya.
Total Pelaku Empat Orang
Hasil penyelidikan menunjukkan total ada empat orang yang terlibat dalam aksi tersebut. Dua orang diduga sebagai eksekutor, sementara dua lainnya berperan sebagai pengendara.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyebut dua eksekutor masih dalam pengejaran.
Di sisi lain, Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, memastikan keempat terduga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penyelidikan Masih Berlanjut
Meski para pelaku telah diidentifikasi, aparat masih mendalami peran masing-masing serta pihak yang diduga menjadi pemberi perintah.
Kasus ini pun terus menjadi perhatian publik, mengingat korban merupakan aktivis hak asasi manusia.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







