Chelsea Tersingkir Tragis, Dibantai PSG 0-3 dan Catat Kekalahan Terburuk di Liga Champions
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Chelsea harus menelan pil pahit usai tersingkir dari Liga Champions setelah kalah telak 0-3 dari Paris Saint-Germain pada leg kedua babak 16 besar.
Hasil tersebut membuat The Blues kalah agregat mencolok 2-8 dalam dua leg, sekaligus menjadi salah satu kekalahan terburuk dalam sejarah klub di fase gugur kompetisi elit Eropa.
Kesalahan Fatal Jadi Titik Balik
Pertandingan yang digelar di Stamford Bridge berlangsung buruk bagi tuan rumah sejak awal. Baru enam menit laga berjalan, kesalahan pemain muda Mamadou Sarr dalam mengantisipasi bola panjang membuat Khvicha Kvaratskhelia sukses mencetak gol pembuka untuk PSG.
Tak lama berselang, blunder lain datang dari Moises Caicedo yang kehilangan bola di lini tengah. Situasi itu dimanfaatkan dengan cepat oleh PSG melalui serangan balik yang diselesaikan Bradley Barcola menjadi gol kedua.
PSG kemudian menambah penderitaan Chelsea lewat gol ketiga yang dicetak Senny Mayulu, memastikan dominasi tim tamu sepanjang pertandingan.
Chelsea Tak Berdaya
Sepanjang laga, Chelsea sebenarnya sempat menciptakan beberapa peluang melalui Joao Pedro dan Cole Palmer, namun penampilan solid kiper PSG Matvey Safonov menggagalkan upaya tersebut.
Situasi semakin sulit setelah Trevoh Chalobah mengalami cedera saat Chelsea telah kehabisan jatah pergantian pemain, membuat tuan rumah harus bermain dengan 10 orang di sisa pertandingan.
Catatan Buruk dan Evaluasi Besar
Kekalahan agregat 8-2 ini menyamai rekor buruk Chelsea sebelumnya saat dihancurkan Bayern Munchen beberapa tahun lalu, sekaligus menjadi alarm keras bagi tim muda yang masih minim pengalaman di level tertinggi.
Minimnya koordinasi lini belakang dan kesalahan individu menjadi sorotan utama dalam laga ini. Selain itu, kurangnya ketenangan di lini tengah membuat Chelsea kesulitan mengontrol permainan.
Kegagalan ini juga menegaskan bahwa Chelsea masih membutuhkan banyak pembenahan jika ingin kembali bersaing di panggung Liga Champions. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar