Pemkab Banjar Raih Predikat Baik Pelayanan Publik, Jadi Pemacu Kinerja
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Pemerintah Kabupaten Banjar mencatat pencapaian positif dalam penilaian pelayanan publik tahun 2025 yang dilakukan Ombudsman RI.
Hasil penilaian tersebut menempatkan Pemerintah Kabupaten Banjar pada kategori baik dengan nilai 85,10, sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pencapaian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, saat Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan upaya perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas layanan di berbagai sektor.
“Apel ini menjadi momentum untuk memantapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, sejumlah satuan kerja juga menerima penghargaan atas capaian pelayanan publik. Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar meraih predikat sangat baik dengan nilai 89,37.
Sementara itu, SDN Indrasari 2 Martapura dan RSUD Ratu Zalecha masing-masing memperoleh predikat baik.
Selain penghargaan pelayanan publik, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada lima kecamatan dengan kinerja terbaik tahun 2025.
Kecamatan Kertak Hanyar dan Kecamatan Simpang Empat menempati posisi teratas dengan nilai sempurna, disusul Kecamatan Mataraman, Sungai Tabuk, dan Tatah Makmur.
Yudi berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja.
“Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi pemacu semangat untuk bekerja lebih keras dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Banjar,” katanya.
BACA JUGA: Nominal Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadhan 2026 di 13 Kabupaten/Kota Kalsel
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Banjar juga menyalurkan bantuan sosial berupa 120 paket sembako hasil kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia Cabang Martapura.
”Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam mendukung kesejahteraan sosial,” pungkas Yudi. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu