Selain itu, Muhidin juga menyinggung dampak kenaikan tarif atau harga kebutuhan lain seperti listrik yang dapat memicu inflasi apabila terjadi secara mendadak.

Ia menilai penyesuaian harga sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tidak mengejutkan masyarakat dan tidak membebani daya beli.

Melalui HLM TPID ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi dan langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, perwakilan instansi vertikal, perangkat daerah terkait, serta anggota TPID provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/mckalsel)

Editor: Yayu