Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Adapun jika dikonversi, takaran ini ada yang menyebut setara dengan 2,5 kg, tapi untuk kehati-hatian, ada yang berpendapat menjadi sekitar 2,7 sampai 3,0 kg.

وَيُزَكِّي عَنْ نَفْسِهِ وَعَمَّنْ تَلْزَمُهُ نَفَقَتُهُ مِنَ المُسْلِمِينَ صَاعًا مِنْ قُوتِ بَلَدِهِ، وَقَدْرُهُ خَمْسَةُ أَرْطَالٍ وَثُلُثٌ بِالعِرَاقِيِّ  

 “Seseorang wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya sendiri dan untuk orang-orang yang nafkahnya menjadi tanggungannya dari kalangan Muslim, sebanyak satu sha’ dari makanan pokok negerinya. Ukurannya adalah lima rithl dan sepertiga menurut ukuran Irak.” (Al-Ghayah wa at-Taqrib [Kairo: ‘Alam al-Kutub], h. 18)

Saat membacakan niat zakat fitrah, para ulama juga menganjurkan untuk melafazkannya dengan lisan agar membantu memantapkan niat tersebut.

Oleh karena itu, sebelum menunaikan zakat fitrah, orang yang mengeluarkannya (muzakki) terlebih dahulu harus berniat.

Berikut ini beberapa lafaz niat saat hendak membayar zakat fitrah yang disesuaikan dengan peruntukannya:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri 

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an nafsi fardhan lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri 

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى