WARTABANJAR.COM, SAMPIT – Camat Mentaya Hilir Utara, Zikrilah, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah warga saat massa mendatangi Kantor Camat Mentaya Hilir Utara di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (11/3/2026).

Kedatangan warga tersebut bertujuan mendesak camat agar segera menerbitkan surat keputusan (SK) Ketua Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut) Bagendang Raya.

Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar di masyarakat dan memperlihatkan suasana tegang di dalam ruangan kantor camat yang dipenuhi warga.

Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga terlihat menyampaikan tuntutan dengan nada tinggi. Situasi kemudian memanas hingga terjadi dugaan tindakan penganiayaan terhadap camat di tengah kerumunan massa.

Beruntung, Kapolsek Sungai Sampit, Dhafi Kurnia Yudistira, yang berada di lokasi langsung bertindak cepat mengamankan camat dari kerumunan warga yang semakin emosional.

Dalam video yang beredar, Kapolsek tampak merangkul dan melindungi camat untuk menjauh dari massa guna menghindari situasi yang lebih berbahaya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi lengkap dugaan penganiayaan tersebut maupun kondisi terkini Camat Mentaya Hilir Utara.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad