Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Muhammad Ramadlan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi seni budaya Islami sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal.

Menurutnya, pelaksanaan lomba ini juga sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Ia menambahkan, proses penilaian lomba dilakukan secara profesional oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi serta praktisi seni budaya.

Pembukaan Lomba Bagarakan Sahur 2026 kemudian ditandai secara simbolis dengan pengayunan pentongan oleh Bupati Samsul Rizal bersama jajaran pemerintah daerah di panggung utama. Dentuman pentongan yang menggema di Taman Dwi Warna Barabai menjadi penanda dimulainya perlombaan yang disambut meriah oleh para peserta dan masyarakat yang hadir. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu