Ia menegaskan tidak ingin terlalu larut memikirkan hal-hal yang bisa membuat mentalnya turun. Sebaliknya, ia memilih bersyukur karena kondisi fisiknya semakin membaik dan berusaha menikmati setiap proses yang dijalani dalam upaya kembali bersaing di level tertinggi.
Ginting sendiri pernah mencatat kenangan manis di All England. Pada edisi 2024, ia berhasil menembus final dan menciptakan partai puncak sesama pemain Indonesia melawan Jonatan Christie. Namun saat itu Ginting harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua gim dengan skor 15-21 dan 14-21.
Kini, pemain kelahiran Cimahi tersebut bertekad memperbaiki performa dan memaksimalkan setiap kesempatan di turnamen berikutnya demi kembali bersaing di ajang-ajang besar dunia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







