WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, memasang target tinggi pada debut mereka di ajang All England 2026. Meski berstatus pendatang baru, keduanya membidik minimal menembus babak semifinal.

Turnamen bulutangkis bergengsi level Super 1000 tersebut dijadwalkan berlangsung di Birmingham, Inggris, pada 3–8 Maret 2026 dan hanya diikuti pemain dengan peringkat 32 besar dunia.

Saat ini, Jafar/Felisha berada di jajaran elite dunia. Mereka lolos tampil berkat menempati peringkat sembilan dunia, sekaligus menjadi salah satu wakil Indonesia yang diandalkan di sektor ganda campuran.

Felisha mengungkapkan target realistis yang ingin dicapai pada turnamen legendaris tersebut.

“Kalau bicara paling bawah, minimal ya semifinal,” ujarnya.

Sementara itu, Jafar menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah menghadapi pertandingan satu per satu tanpa terbebani status debutan.

Persiapan Hampir Rampung

Jelang rangkaian tur Eropa, persiapan pasangan muda ini disebut sudah hampir maksimal. Felisha menyebut kondisi dirinya berada di kisaran 90–95 persen, sementara Jafar juga merasa siap tampil di turnamen besar tersebut.

Meski demikian, tantangan berat sudah menanti sejak awal. Mereka berpotensi bertemu sejumlah unggulan dunia yang menghuni bagan atas turnamen. Pada babak pertama, Jafar/Felisha dijadwalkan menghadapi pasangan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai.

Ujian Mental di Turnamen Tertua

All England dikenal sebagai salah satu turnamen paling prestisius dalam dunia bulutangkis. Status debutan membuat tekanan mental menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan muda Indonesia tersebut.

Namun, keduanya berusaha mengesampingkan aura sakral turnamen dan memilih fokus pada performa di lapangan. Pengalaman tampil di level elite diharapkan menjadi modal penting untuk mengukur kualitas mereka di panggung dunia.

Jika mampu menembus semifinal, pencapaian tersebut akan menjadi tonggak penting bagi karier Jafar/Felisha sekaligus menambah optimisme sektor ganda campuran Indonesia di kancah internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar