“Yang kami fasilitasi di sini antara lain sertifikasi halal dan juga layanan zakat. Selain itu, kami juga mendorong kampanye wakaf melalui program Wakaf Cendol 3 in 1,” jelasnya.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat berwakaf minimal Rp5.000 dan memperoleh satu gelas cendol dari UMKM lokal.

Seluruh hasil wakaf disalurkan untuk mendukung tiga proyek wakaf yang tengah didorong pendanaannya.

“UMKM yang terlibat ada dari Kadin, termasuk untuk cendol wakaf ini juga dari UMKM di Banjar,” tambah Fikar.

Dengan adanya National Halal Fair, Pemprov Kalsel dan Bank Indonesia berharap tercipta ekosistem ekonomi syariah yang semakin inklusif, terintegrasi, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas serta legalitas UMKM di Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/mckalsel)

Editor: Yayu