Barcelona Gagal Tundukkan Girona Setelah Rontok di Transisi Pertahanan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan timnya kalah 1-2 dari Girona pada laga pekan ke-24 La Liga di Estadi Municipal de Montilivi dini hari tadi. Flick mengakui performa timnya kurang baik terutama dalam transisi bertahan dan penempatan posisi lini tengah sepanjang pertandingan.

Flick menjelaskan meskipun Barcelona menguasai bola 70,5 persen dan melepaskan 27 tembakan, pasukannya gagal memanfaatkan dominasi itu menjadi gol lebih banyak. Ia menyebut Lamine Yamal gagal menjalankan penalti pada babak pertama setelah Dani Olmo dilanggar Daley Blind di kotak terlarang.

Barcelona sempat unggul lewat gol Pau Cubarsí pada menit ke-59 sebelum Girona membalikkan keadaan lewat gol Thomas Lemar dan Fran Beltrán. Flick menilai timnya terlalu terbuka dan lini pertahanan tidak berada di posisi ideal saat menghadapi serangan balik lawan.

Flick menolak menyalahkan wasit Casar Soto Grado atas kekalahan tersebut meskipun ada momen kontroversial sebelum gol kedua Girona. Ia menegaskan fokus evaluasi internal jauh lebih penting dibandingkan membahas keputusan pengadil di lapangan.

Kekalahan ini membuat Barcelona gagal menggusur Real Madrid dari puncak klasemen sementara La Liga, tertinggal dua poin dari sang rival yang kini memimpin. Flick menjelaskan akan memberi waktu istirahat dua hari bagi pemain agar pulih dan bersiap menghadapi agenda pertandingan berikutnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)