WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ambisi Indonesia merebut gelar juara di ajang Thomas Cup 2026 mendapat tantangan serius. Selain kekuatan tradisional seperti Denmark, muncul ancaman baru dari Prancis yang dinilai semakin berkembang.
Kekuatan bulu tangkis Prancis disebut berpotensi menjadi batu sandungan bagi Indonesia dalam perebutan gelar beregu putra paling prestisius di dunia tersebut.
Prancis Muncul sebagai Kuda Hitam
Prancis dinilai bisa menjadi rival berat karena perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Negara Eropa tersebut bahkan berhasil melaju ke final Kejuaraan Beregu Eropa 2026, menandakan peningkatan kualitas tim yang signifikan.
Dengan performa tersebut, Prancis diprediksi bisa menjadi tim kuda hitam di Thomas Cup 2026 dan menambah persaingan di level elite, khususnya bagi negara-negara unggulan seperti Indonesia.
Tantangan Indonesia Kian Kompleks
Selama ini, Indonesia kerap memfokuskan perhatian pada Denmark sebagai lawan kuat dari Eropa. Namun kini, munculnya Prancis membuat peta persaingan semakin terbuka dan tidak lagi terpusat pada satu rival utama.
Kondisi ini menuntut Indonesia untuk mempersiapkan tim lebih matang, terutama dalam menghadapi kedalaman skuad negara-negara Eropa yang terus berkembang.
Harapan Gelar Thomas Cup
Indonesia memiliki sejarah panjang di Thomas Cup dan pernah meraih gelar terakhir pada edisi 2020. Namun untuk kembali menjadi juara pada 2026, persaingan dipastikan semakin ketat seiring kemunculan kekuatan baru di dunia bulu tangkis.







