WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Peluang Persib Bandung lolos ke perempat final AFC Champions League Two masih terbuka meski kalah telak pada leg pertama babak 16 besar. Dua indikator disebut menjadi sinyal kebangkitan Maung Bandung untuk melakukan remontada atas Ratchaburi FC.
Pada leg pertama yang digelar di Thailand, Persib tumbang 0-3 dari tuan rumah. Hasil itu membuat tim asuhan Bojan Hodak wajib menang dengan selisih minimal empat gol pada leg kedua jika ingin lolos langsung ke delapan besar.
Salah satu indikator kebangkitan datang dari pengalaman Persib yang pernah tampil produktif di kandang. Tim kebanggaan Jawa Barat itu pernah mencetak empat gol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam laga penting, yang menjadi modal psikologis untuk mengejar defisit gol.
Selain itu, faktor kepemimpinan kapten tim Marc Klok juga dinilai krusial. Gelandang naturalisasi tersebut dikenal sebagai motor permainan sekaligus figur berpengalaman di laga besar bersama Persib.
Persib sendiri tampil cukup solid sepanjang musim domestik dan punya rekam jejak sebagai juara Liga 1 dalam dua musim beruntun, yang menambah optimisme publik Bandung terhadap peluang comeback di kompetisi Asia.
Meski begitu, tantangan tidak ringan. Ratchaburi datang dengan modal kemenangan meyakinkan di leg pertama dan dipastikan akan bermain lebih pragmatis demi mengamankan tiket ke perempat final.
Jika mampu memaksimalkan dukungan suporter dan tampil agresif sejak awal, Persib masih berpeluang menciptakan comeback dramatis dan menjaga asa wakil Indonesia di pentas AFC Champions League Two musim ini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







