WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan aplikasi SMaRTNaker, sistem pendataan terpadu berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tenaga kerja hasil pelatihan di wilayah Tabalong.
Kepala Disnaker Tabalong, Hadi Ismanto, mengatakan aplikasi ini menjadi solusi integrasi data pelatihan lintas SKPD, kecamatan, desa, hingga Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) mitra.
“Melalui SMaRTNaker, data pelatihan tidak lagi terpisah-pisah. Setiap peserta bisa terlacak riwayat kompetensinya, sehingga program pelatihan menjadi lebih tepat sasaran,” ujar Hadi kepada wartabanjar.com, Jumat (13/2/2026).
Berbasis NIK, Data Lebih Akurat dan Terintegrasi
Hadi menjelaskan, SMaRTNaker dirancang berbasis NIK sehingga seluruh riwayat pelatihan setiap individu dapat tercatat secara akurat, terintegrasi, dan tidak tumpang tindih.
Dengan sistem ini, pemerintah daerah memiliki satu basis data resmi untuk memetakan kompetensi tenaga kerja sekaligus menghindari duplikasi program pelatihan.
Peluncuran SMaRTNaker menjadi langkah strategis dalam mendukung target 15.000 tenaga kerja terampil, yang merupakan salah satu program prioritas visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tabalong.
Terintegrasi dengan Command Center dan Aplikasi Daerah
Ke depan, SMaRTNaker akan diintegrasikan dengan Command Center Kabupaten Tabalong serta sejumlah aplikasi daerah lainnya.







