Disnaker Tabalong Usulkan Bangun Workshop Barista Pada Anggaran Perubahan 2026

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong mengusulkan pembangunan workshop barista dalam anggaran perubahan tahun 2026.

Hal ini diungkapkan Kepala Disnaker Tabalong, Hadi Ismanto pada wartabanjar.com diruang kerjanya, Rabu (29/4/2026).

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar mampu bersaing mengikuti perkembangan industri kuliner dan kopi.

Baca Juga Diduga Sindir Maia, Ahmad Dhani Ngeluh saat Berfoto dengan Presiden Prabowo

Hadi menyampaikan, rencana tersebut terinspirasi dari sistem pelatihan yang diterapkan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi yang dinilai memiliki pola pembelajaran komprehensif.

Tidak hanya fokus pada praktik dasar, pelatihan di sana mencakup penguasaan teknik hingga pengembangan produk.

“Pelatihan barista dan pembuatan kue tidak sekadar mengajarkan cara membuat, tetapi juga teknik produksi secara menyeluruh. Pola pelatihannya sangat baik dan bisa menjadi acuan untuk diterapkan di daerah,” ujarnya.

Dalam program yang diusulkan, peserta nantinya akan mendapatkan pelatihan mulai dari proses pembuatan kue, teknik penyajian kopi, hingga pengemasan produk.

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memahami standar kualitas dan nilai jual.

Selain itu, Hadi juga menjelaskan dalam waktu dekat pihak Pemkab Tabalong akan menjalin kerja sama dengan BBPVP Bekasi, Kolaborasi ini dimungkinkan mencakup dukungan tenaga instruktur hingga pengembangan kurikulum pelatihan.