DP3AP2KB Kabupaten Tanah Gelar Pelatihan Menjahit untuk Dongkrak Usaha Produktif
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Orientasi Peningkatan Ekonomi Keluarga, keterampilan menjahit kini didorong untuk menjadi sektor usaha produktif di Aula Rakat Manuntung Pelaihari, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Laut dengan Tim Penggerak PKK Tanah Laut.
Fokus utamanya adalah membekali para kader dengan legalitas kesehatan pangan serta kemahiran dalam industri kreatif busana.
Baca Juga Jelang Haul ke-6 Guru Zuhdi, Jalur Angkutan Barang ke Kota Banjarmasin Dialihkan
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Laut, Maria Ulfah, S.Psi, M.M, menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai motor penggerak ekonomi dari unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.
"Untuk itu Tim Penggerak PKK memiliki komitmen kuat mendorong perekonomian keluarga dan bersinergi dengan DP3AP2KB Tanah Laut mengoptimalisasi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Tanah Laut," ujar Maria Ulfah, S.Psi, M.M saat membuka acara.
Dalam sesi praktiknya, para peserta diajarkan teknik menjahit secara profesional. Maria Ulfah menekankan bahwa peluang di bidang konveksi sangat menjanjikan jika dikelola dengan serius sebagai sebuah bisnis.
"Melalui praktik menjahit dari pa Sirajuddin ibu-ibu mendapatkan keahlian baru, karena menjahit bukan sekedar hobi tapi peluang bisnis menjanjikan," harapnya.
Selain soal jahit-menjahit, Maria Ulfah juga menyinggung soal pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi kader yang bergerak di bidang kuliner. Baginya, produk lokal harus "naik kelas" dengan mengantongi izin resmi agar memiliki daya saing tinggi.
"Namun, kita sadari di era sekarang semangat saja tidak cukup tapi kita butuh dua hal utama yaitu, legalitas Kesehatan dan ketrampilan, bahkan cuan atau uang," terang Maria Ulfah secara lugas.
Senada dengan hal tersebut, Sirajuddin dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Borneo Insan Kreatif menyebutkan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal untuk menyaring potensi besar dari para kader PKK.