Kasus ini memunculkan perdebatan panas: di satu sisi, tindakan warga dinilai melanggar hukum karena melakukan kekerasan massal. Namun di sisi lain, fakta perselingkuhan dengan istri orang membuat empati publik nyaris nol terhadap pelapor.

Peristiwa di Blora ini kembali membuka diskusi lama soal batas keadilan hukum, moral sosial, dan kemarahan massa—serta bagaimana aparat harus bersikap adil di tengah tekanan opini publik yang terus membara.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad