“Keterlibatan tenaga kerja lokal bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap satuan pendidikan,” tambah Anhar.
Ia berharap hasil revitalisasi sekolah dapat dijaga dan dirawat bersama agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Kemendikdasmen telah merealisasikan anggaran Rp16,9 triliun untuk lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Memasuki 2026, Kemendikdasmen berkomitmen melanjutkan serta memperluas program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan target menjangkau hingga 60 ribu satuan pendidikan penerima manfaat secara nasional.
Melalui penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, program revitalisasi ini diharapkan terus menghadirkan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad







