Puskesmas Martapura Barat Naik Kelas, Gedung Baru Senilai Rp9,7 Miliar Siap Layani 13 Desa
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar meresmikan relokasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Martapura Barat ke gedung baru sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, Selasa (10/2/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan dirangkai dengan peluncuran terpadu sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Banjar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, mengatakan pembangunan Puskesmas Martapura Barat merupakan bagian dari program pembangunan empat puskesmas besar yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.
“Pembangunan puskesmas ini menggunakan dana DAK yang disalurkan melalui pemerintah daerah, dengan nilai kontrak sekitar Rp9,7 miliar,” ujarnya.
Selain Puskesmas Martapura Barat, pembangunan serupa juga dilakukan di Puskesmas Karang Intan II, Pengaron, dan Kertak Hanyar.
“Secara fasilitas gedung, keempat puskesmas tersebut telah memenuhi standar pelayanan puskesmas. Harapannya tentu dapat menunjang pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambah Noripansyah.
Terapkan Integrasi Layanan Primer
Dari sisi pelayanan, Noripansyah menjelaskan bahwa Puskesmas Martapura Barat telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Layanan ini mencakup pelayanan kesehatan umum, kesehatan ibu dan anak, kesehatan gigi dan mulut, serta berbagai layanan kesehatan lainnya yang terintegrasi dalam lima klaster pelayanan.
“Dengan sistem ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan kesehatan secara lebih menyeluruh untuk meningkatkan derajat kesehatan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa sebagian alat kesehatan masih menggunakan peralatan dari puskesmas lama karena belum seluruhnya dianggarkan melalui APBD.
“Gedungnya sudah representatif, namun alat-alat kesehatan memang masih kita lengkapi secara bertahap. Tahun ini dan tahun depan akan terus dianggarkan agar operasional puskesmas bisa maksimal,” jelasnya.
Akses Jalan dan Jembatan Jadi Perhatian
Selain sarana medis, akses menuju Puskesmas Martapura Barat juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait rencana pembangunan jembatan permanen menuju lokasi puskesmas.