Arab Saudi Pastikan Tarawih di Masjidil Haram dan Nabawi Tetap 10 Rakaat, Ditutup 3 Witir Selama Ramadan

WARTABANJAR.COM, MAKKAH – Suasana ibadah Ramadan di dua masjid suci umat Islam, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, kembali akan berjalan dengan pola yang telah dijaga selama bertahun-tahun.

Otoritas Arab Saudi memastikan bahwa pelaksanaan salat Tarawih di kedua masjid tersebut tetap menggunakan format:

10 rakaat Tarawih ditambah 3 rakaat Witir, sehingga totalnya menjadi 13 rakaat selama Ramadan berlangsung.

Seperti dikutip dari akun @TheIslamicInformation, kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keseragaman tata cara ibadah bagi jutaan jemaah dari berbagai negara yang datang ke Tanah Suci.

Pelaksanaan Tarawih dilakukan dengan 5 kali salam (taslim), kemudian ditutup dengan salat Witir sebagai penutup rangkaian ibadah malam Ramadan.

Tarawih Masjidil Haram Disiarkan Langsung ke Seluruh Dunia

Selain pelaksanaan yang tetap konsisten, salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga dipastikan akan kembali disiarkan secara langsung ke seluruh dunia.

Siaran ini memungkinkan umat Islam di berbagai negara dapat mengikuti suasana kekhusyukan Ramadan di Tanah Suci secara virtual.

Poin Penting Tarawih di Masjidil Haram

Berikut sejumlah informasi utama terkait pelaksanaan Tarawih di Masjidil Haram:

Jumlah rakaat: 10 rakaat Tarawih + 3 rakaat Witir (total 13 rakaat)

Waktu pelaksanaan: Dimulai setelah salat Isya dan biasanya berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 waktu Arab Saudi

Imam: Dipimpin imam-imam utama, termasuk Syekh Abdul Rahman Al-Sudais dan Syekh Maher Al-Muaiqly

Kapasitas: Masjidil Haram beroperasi penuh dan mampu menampung jutaan jemaah dari seluruh dunia

Baca Juga :   Besok Mulai Puasa, ini Doa Memasuki Bulan Suci Ramadhan Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca