"Ini fasilitas baru ada, nanti baru datang ada untuk mamo. Tapi nanti kedepannya masih perlu izin-izin dan sebagainya. Jadi, itu adalah dropping dari kementerian kesehatan untuk mendukung program layanan kanker di rumah sakit hadjiboejasin," pungkasnya.

Hadirnya alat Mammografi (Mamo) tersebut diharapkan segera beroperasi secara maksimal setelah proses perizinan tuntas, sehingga RSUD Hadji Boejasin mampu menjadi garda terdepan dalam deteksi dini dan layanan kanker di Kalimantan Selatan.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu