“Misalnya, dalam satu kecamatan ada tiga titik pekerjaan dengan nilai masing-masing di bawah Rp500 juta dan lokasinya berdekatan, maka dilelang dalam satu paket,” jelasnya.
Terkait pengusulan proyek, Slamet menegaskan bahwa sebagian besar paket bersumber dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dengan prioritas pada usulan yang masuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Adapun sebaran paket lelang pembangunan jalan lingkungan tersebut meliputi Kecamatan Murung Pudak sebanyak 5 paket, Tanjung 2 paket, serta masing-masing 1 paket di Kecamatan Jaro, Upau, Haruai, Bintang Ara, Pugaan, Benua Lawas, Kelua, dan Muara Harus.
Dengan dirilisnya paket lelang ini, Perkim Tabalong berharap pembangunan infrastruktur jalan lingkungan di berbagai wilayah dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad







