WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) guna mengembangkan infrastruktur teknologi informasi di bidang layanan kepemudaan, Kamis (22/01/2026).

Langkah sinergis ini dilakukan untuk mendorong transformasi digital dan memastikan pengambilan kebijakan kepemudaan didasarkan pada data yang akurat.

Dispora memilih Politala sebagai mitra karena dinilai memiliki kompetensi teknis yang mumpuni untuk membangun sistem database yang terintegrasi.

Kedatangan rombongan Dispora disambut hangat oleh Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, Dr. Ir. Meldayanoor, S.Hut., M.S.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Politala menyatakan kesediaan penuh untuk mengawal rencana kolaborasi ini.

Ia menyambut baik inisiatif Dispora, menegaskan bahwa Politala siap mengerahkan SDM serta keahlian teknis yang dimiliki guna mendukung akselerasi digital di Kabupaten Tanah Laut.

Menurutnya, sinergi ini merupakan bentuk pengabdian kampus dalam memberikan solusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di sektor kepemudaan.

Kepala Dispora Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini sangat penting untuk mengoptimalkan pengelolaan data pemuda yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanah Laut.

"Saat ini, Dispora Tanah Laut memiliki basis data pemuda yang tersebar di setiap kecamatan yang perlu dikelola secara intensif. Oleh karena itu, kami memandang Politala sebagai mitra strategis yang memiliki kompetensi vokasi dan teknis untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Rudi.

Rencana kolaborasi ini akan mencakup beberapa poin utama, mulai dari migrasi data hingga pengembangan platform digital yang dapat diakses oleh masyarakat.

"Kami bermaksud menjalin kerjasama untuk pembangunan 'Big Data' Kepemudaan, yaitu migrasi data manual pemuda se-Kabupaten Tanah Laut ke dalam sistem database terintegrasi," tambahnya.

BACA JUGA: Waspada Cuaca Panas Berlebihan di Kalsel, Suhu Terasa Seperti 36 Derajat

Selain soal basis data, Rudi menjelaskan bahwa nantinya akan ada pengembangan aplikasi pendukung untuk mempermudah monitoring program-program kepemudaan di lapangan.