Cuaca Tak Menentu, Petani Cabai di Banjarbaru Keluhkan Gagal Panen

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Sejumlah petani cabai di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan mengeluhkan gagal panen setelah dilanda cuaca ekstrem.

Perubahan cuaca yang tidak menentu, antara hujan dan panas, membuat tanaman cabai tidak mampu bertahan hingga masa panen.

Salah satu petani cabai di Jalan Caraka Ujung, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Sedio, mengaku hampir seluruh tanaman cabainya rusak dan mengering.

Baca Juga Waspada, Mahasiswa ULM Jadi Korban Begal Payudara dekat Jembatan Barito

Kondisi tersebut terjadi sekitar dua pekan terakhir saat tanaman mulai memasuki masa panen.

“Saat panen banyak cabai yang kering, sudah setengah bulanan kira-kira karena pengaruh hujan panas dan jadi gagal semua,” ujarnya.

Menurut Sedio, meski sebelumnya tanaman cabai sempat menghasilkan, perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba membuat tanaman tidak mampu bertahan.