Cuaca Tak Menentu, Petani Cabai di Banjarbaru Keluhkan Gagal Panen

Dari lahan yang biasanya menghasilkan sekitar 100 kilogram cabai, hasil panen kali ini jauh dari harapan.

“Di sini sebenarnya sudah dapat hasil, tapi sekarang rusak,” tambahnya.

Akibat kondisi tersebut, petani tidak bisa menikmati hasil panen secara maksimal pada awal tahun 2026. Bahkan, sebagian besar tanaman mati sebelum sempat dipetik.

“Sekarang ini nggak bisa puas lah petani panen cabai, separuhnya meninggal, separuhnya dapat,” katanya.

Kondisi serupa juga dirasakan petani lain di wilayah yang sama. Pardi, petani cabai setempat, menyebut hampir seluruh lahan cabai di sekitar lokasi terdampak kerusakan dengan luas mencapai hampir dua hektare.

“Semua cabai petani lain juga. Kalau musim kemarau biasanya bisa panen 250 kilogram, ini jauh berkurang,” tandasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu