Bupati juga menuntut para pejabat baru ini untuk tidak sekadar menjalankan tugas, melainkan harus mampu membawa perubahan positif dan performa yang menonjol di instansi masing-masing melalui dedikasi yang tinggi.
“Di manapun saudara mendapat amanah, berikanlah warna yang terbaik. Jadikan jabatan ini ladang pengabdian, bukan sekadar posisi,” pesannya.
Lebih lanjut, memasuki kalender kerja tahun 2026, tantangan pembangunan dinilai akan semakin kompleks.
Oleh karena itu, kolaborasi antar-SKPD serta keterbukaan terhadap masukan publik menjadi poin krusial yang digarisbawahi oleh orang nomor satu di Tanah Laut tersebut agar birokrasi tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Mari bersama-sama berkolaborasi di tahun 2026 untuk membangun Tanah Laut. Jangan anti kritik, karena dari kritik yang membangun kita bisa berbenah dan menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Acara pelantikan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta para kepala SKPD.
Momentum ini menjadi komitmen awal bagi para pejabat yang baru dilantik untuk membuktikan profesionalitas mereka dalam melayani masyarakat Tanah Laut.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







