ASN Tanah Laut Disentil Soal Disiplin: Kinerja Jangan Jalan di Tempat
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut kembali diingatkan untuk tidak terjebak dalam rutinitas tanpa hasil.
Penekanan terhadap penguatan etos kerja dan disiplin menjadi poin sentral dalam apel gabungan yang digelar di halaman kantor bupati pada Senin (13/04/2026).
Apel yang menjadi momentum refleksi mingguan ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut, Akhmad Hairin.
Baca Juga Banjarmasin dan Banjarbaru Hujan Ringan di Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini
Dalam arahannya, ia menyoroti bahwa pengabdian kepada masyarakat memerlukan konsistensi dan rasa syukur yang diwujudkan melalui aksi nyata.
"Alhamdulillah, pagi ini kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam apel gabungan.
Mari kita terus bersyukur dan meningkatkan kualitas pengabdian kita," ujarnya di hadapan peserta apel.
Namun, Hairin memberikan catatan kritis mengenai pentingnya transformasi kinerja.
Ia memandang bahwa evaluasi rutin yang dilakukan oleh setiap perangkat daerah tidak boleh sekadar menjadi gugur kewajiban atau formalitas administratif semata, melainkan harus melahirkan perbaikan yang konkret.
"Evaluasi bukan sekadar menilai, tetapi harus diiringi dengan perbaikan dan koreksi agar kinerja kita semakin baik dari waktu ke waktu," tegasnya.
Sikap responsif ASN juga menjadi sorotan, terutama dalam menghadapi dinamika lingkungan dan cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Tanah Laut.
Menurutnya, ASN tidak boleh lengah karena setiap perubahan iklim membawa risiko bencana yang berbeda.
"Kita dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, saat kemarau berpotensi kebakaran, saat hujan berpotensi banjir. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk menjaga keseimbangan serta meningkatkan kewaspadaan," ungkap Hairin.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, Hairin mendorong agar sekat-sekat antarinstansi diruntuhkan melalui komunikasi yang lebih cair dan kolaboratif.
Sinergi antar-SKPD dianggap sebagai kunci utama dalam menyukseskan program pelayanan publik.
Mengakhiri amanatnya, ia berpesan agar seluruh pegawai menjadikan setiap hambatan di lapangan sebagai bahan bakar motivasi untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terbaik bagi Bumi Tuntung Pandang.