WARTABANJAR.COM, BARABAI– Suasana religius menyelimuti Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (17/1/2026), saat Pemerintah Kabupaten HST menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 2026 M/1447 Hijriah.

Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal bersama Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, tokoh agama, serta masyarakat.

Dalam sambutan Bupati HST Samsul Rizal yang dibacakan oleh Wakil Bupati Gusti Rosyadi Elmi menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Isra Mi’raj tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa historis, tetapi juga menjadi sarana penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Peringatan Isra Mi’raj ini bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat syiar dan dakwah Islam agar terus berkembang serta memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sehingga nilai-nilai keislaman dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Isra Mi’raj mengandung makna yang sangat dalam sebagai pengingat akan pentingnya keimanan, ketaatan dalam beribadah, serta sebagai landasan spiritual dalam menjalankan pengabdian dan kehidupan sosial,” tambahnya.

BACA JUGA: VIRAL! Penampilan Biduan Dangdut Usai Isra Miraj di Banyuwangi, Panitia Beri Klarifikasi dan Minta Maaf

Wakil Bupati HST juga berharap peringatan Isra Mi’raj dapat menjadi sarana pemersatu antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menciptakan hubungan yang harmonis serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj, sehingga mampu meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan bersama-sama membangun Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang religius, harmonis, dan sejahtera,” harapnya.