Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Kalsel, ini Tuntutannya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Ratusan mahasiswa di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali geruduk kantor DPRD Kalsel, Kamis (15/1/2026) siang.

Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan penolakan terhadap wacana Pilkada lewat DPRD.

Adapun tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi adalah sebagai berikut:

BACA JUGA: “Kami Ingin Agar Pak Supian Keluar!” Mahasiswa Desak Ketua DPRD Kalsel Temui Massa Tolak Pilkada Lewat DPRD

  1. Menuntut Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk menghentikan wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
  2. Menuntut penegasan komitmen konstitusional negara terhadap demokrasi elektoral langsung.
  3. ⁠Menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap para pejuang demokrasi yang ditahan sebagai tahanan politik.
  4. Menuntut pelaksanaan audit lingkungan yang independen, transparan, dan berbasis data ilmiah, disertai penindakan hukum yang tegas terhadap penyebab krisis ekologis.
  5. Menagih janji atas nota kesepahaman dalam pembatalan terhadap penetapan Taman Nasional Meratus, yang mengancam ruang hidup masyarakat adat dan dilakukan tanpa kajian sosial-lingkungan yang memadai.
  6. Menuntut Presiden dan DPR RI segera mengesahkan undang-undang pro rakyat.

Hingga saat ini, massa aksi masih melakukan dialog dengan perwakilan DPRD Kalsel, di ruang rapat paripurna. (Iqnatius/wartabanjar.com)

Editor: Yayu