Wabup Tabalong Berang, Banyak Camat dan Kepala Puskesmas Absen di Bimtek Aplikasi Stunting Kemendagri

WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf dibuat gusar saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting melalui Aplikasi Aksi Konvergensi Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri, yang digelar di Gedung Pusat Informasi Tabalong, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (12/1/2026).

Kekecewaan Wabup memuncak setelah diketahui banyak camat dan kepala puskesmas tidak hadir, padahal selain kegiatan tersebut dinilai sangat penting dan strategis dalam upaya menekan angka stunting di daerah, acara juga dihadiri oleh Tim INEY Bina Banda Kemendagri.

Untuk itu Wakil Bupati secara langsung melakukan absensi satu per satu terhadap peserta yang hadir.

Baca Juga BREAKING NEWS! Gadis 19 Tahun Tewas Misterius di Kontrakan Murung Pudak, Polisi Turunkan Tim Khusus

“Bagaimana mungkin penanganan stunting bisa berjalan baik kalau untuk bimtek sepenting ini saja banyak camat dan kepala puskesmas tidak hadir,” tegas Habib Taufani di hadapan peserta.

Ia juga menegaskan bahwa ketidakhadiran para Camat maupun Kepala Puskesmas akan menjadi catatan, pasalnya Stunting di Tabalong mengalami kenaikan signifikan.

“Kemungkinan nanti kita akan panggil mereka, untuk mengetahui kendala dan alasan ketidakhadirannya, kalau alasanya rasional bisa dimaklumi tapi kalau tidak, ya berarti mereka kurang perhatian terhadap penanganan stunting,”tandas wabup.

Ditambahkannya, Pemerintah daerah sangat serius dalam menangani stunting, mengingat dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Ia meminta para camat untuk mengawasi langsung kinerja aparatur dan fasilitas kesehatan di wilayahnya, serta memastikan seluruh proses pelaporan berjalan dengan baik.

Baca Juga :   Tak Lagi Gelar Pasar Wadai Terpusat di Kabupaten Banjar, ini Alasan Disbudporapar

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca