“Tahun 2026 kami akan memperkuat pengendalian di lapangan, mulai dari perencanaan, pengadaan hingga pengawasan. Kami ingin pekerjaan selesai tepat waktu dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh paket pekerjaan lanjutan yang tertunda di tahun 2025 akan menjadi prioritas penyelesaian di awal tahun 2026 tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

Di akhir keterangannya, Slamet menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas belum selesainya sejumlah proyek pembangunan.

“Kepada masyarakat, khususnya di kawasan perumahan dan permukiman yang proyeknya belum selesai karena kendala cuaca dan faktor lainnya, kami mohon maaf,” pungkas Slamet.(wartabanjar.com/Suhardi).

Editor Restu