Tiga Korban Kapal Virgo Kembali Ditemukan di Seruyan, Basarnas Kalteng Kirim Lima Jenazah ke Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, KUMAI - Dengan menggunakan dua batang dahan, tim SAR gabungan menggotong kantong mayat menyusuri pantai.
Sebanyak lima mayat yang diduga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 ditemukan di pesisir Tanjung Puting Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kelima jenazah berhasil dievakuasi tim dari Pos TNI AL Kumai, Pos Basarnas Pangkalan Bun dan Pos Polairud Polda Kalteng ke Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kamis (1/10) sekitar pukul 22.20 WlB.
Jenazah dijemput helikopter Basarna untuk dibawa ke Posko SAR Nasional KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Jumat (2/10/2026).
Baca juga: Santunan Korban Meninggal Kapal Virgo Total Rp 3 Miliar 28 Juta Diserahkan kepada Keluarga
Pada hari yang sama, Tim SAR Kalteng kembali menerima laporan penemuan tiga jenazah.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, tiga temuan baru tersebut masih dalam proses untuk dievakuasi.
"Dapat info lagi ada 3 temuan mayat lagi, dan sekarang sedang diupayakan untuk di evakuasi," ujarnya.
Baca juga: Selain Nakhoda Kapal Virgo, Mabes Polri Tetapkan Tiga Tersangka dari Agen dan Pemilik
Informasi penemuan tiga jenazah baru tersebut diterima Tim SAR gabungan Kabupaten Seruyan dari Kepala Desa Sungai Perlu.
Berdasarkan hasil tracking Basarnas, ketiga lokasi penemuan tersebut berada di Kobar.
Sebelumnya Dony menjelaskan mengenai lima jenazah yang telah dievakuasi ke Banjarmasin.
Mereka terdiri atas tiga temuan yang sebelumnya dilaporkan masyarakat di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, serta dua jenazah yang ditemukan Tim SAR saat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Ketiga jenazah pertama ditemukan masyarakat pada Selasa (29/9/2026).
Personel Satpolairud Polres Seruyan kemudian mendatangi lokasi dan memasukkan jenazah ke dalam kantong mayat.
Namun, proses evakuasi tidak dapat langsung dilakukan karena kondisi geografis yang sulit dan tidak terdapat akses jalan menuju lokasi.
Ketiga jenazah kemudian ditinggalkan di satu lokasi sambil menunggu kedatangan Tim SAR gabungan.