“Kami berusaha melayani seikhlas mungkin. Makan, mandi, istirahat, bahkan menginap semua kami siapkan,” kata Jumadri.

Menu yang disuguhkan pun beragam, mulai dari daging, telur bebek masak kare, apam, soto, gado-gado, nasi, hingga sop. Seluruh hidangan dimasak bersama dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.

Rest area Masjid As-Shalihin Kapar direncanakan tetap beroperasi hingga Selasa (30/12/2025) untuk melayani jamaah arus balik pasca puncak Malam 5 Rajab. Bahkan, relawan membuka kemungkinan posko tetap dibuka hingga pergantian tahun, menyesuaikan kondisi jamaah di lapangan.

“Kalau masih memungkinkan, insyaallah kami buka sampai tahun baru,” ucapnya.

Salah satu jamaah asal Tanjung, Mama Ila, mengaku sangat bersyukur bisa singgah di rest area tersebut.

“Kami berangkat jam dua siang bersama keluarga. Alhamdulillah perjalanan lancar dan bisa istirahat di sini,” tuturnya.

Di sekitar Simpang Tiga Kapar, aparat kepolisian dan Koramil tampak bersinergi dengan masyarakat dalam mengatur arus lalu lintas, memastikan perjalanan jamaah tetap aman dan tertib.

Rest Area Masjid As-Shalihin Kapar menjadi potret nyata semangat gotong royong dan keikhlasan warga Hulu Sungai Tengah. Di tengah lautan jamaah yang mengalir menuju Sekumpul, kepedulian masyarakat menjadikan perjalanan ibadah ini penuh makna dan keberkahan.(wartabanjar.com/Adew)

editor: nur_muhammad