WARTABANJAR.COM, KANDANGAN – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Loksado selama lebih dari lima jam menyebabkan Sungai Amandit meluap dan menimbulkan banjir di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (27/12/2025). Peristiwa ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram dan memicu kekhawatiran warganet.
Luapan Sungai Amandit berdampak langsung terhadap sejumlah penginapan yang berada di sepanjang aliran sungai. Salah satu lokasi terdampak cukup parah adalah glamping Villa Kantawan Lestari. Air sungai dilaporkan naik dengan cepat hingga menerjang area penginapan.
Beruntung, para tamu yang sedang menginap segera menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun banjir ini meninggalkan trauma dan kekhawatiran, terutama bagi wisatawan yang berencana berkunjung ke kawasan wisata alam Loksado dalam waktu dekat.
Insiden ini menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyampaikan doa agar seluruh pengunjung, pengelola penginapan, hingga hewan peliharaan di sekitar lokasi berada dalam keadaan selamat. Tak sedikit pula yang mengungkapkan kecemasan terhadap wilayah-wilayah di bagian hilir sungai jika luapan terus berlanjut.
Sebagian komentar juga menyoroti kondisi lingkungan di daerah hulu sungai. Warganet mengaitkan banjir dengan aktivitas pembukaan lahan, pertambangan, dan eksploitasi hutan yang dinilai memperparah risiko bencana alam. Harapan agar hujan segera reda dan air cepat surut pun membanjiri kolom komentar.

