Banjir Terus Meluas di HST, Batang Alai Utara Ikut Terendam: Ratusan Rumah Warga Terdampak

WARTABANJAR.COM, BARABAI – Bencana banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus meluas. Setelah sebelumnya merendam Kecamatan Batang Alai Timur (BAT) dan Batang Alai Selatan (BAS), kini banjir menjalar hingga Kecamatan Batang Alai Utara (BAU), Sabtu (27/12/2025).

Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang mengguyur wilayah hulu sejak Jumat (26/12/2025) malam menyebabkan debit sungai meningkat tajam. Luapan air tersebut berdampak langsung pada ratusan rumah warga di sejumlah desa di wilayah Batang Alai Utara.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD HST, banjir di Batang Alai Utara merupakan dampak lanjutan dari tingginya debit air di wilayah hulu Batang Alai Timur. Sejumlah desa yang terdampak meliputi Ilung Pasar Lama, Ilung Tengah, Sumanggi, dan Sumanggi Seberang.

Kepala Pelaksana BPBD HST, Ahmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, menjelaskan bahwa aliran air dari wilayah hulu terus bergerak ke kawasan hilir.

“Curah hujan sejak malam hari menyebabkan kenaikan debit air di Batang Alai Timur, kemudian alirannya berdampak ke Batang Alai Utara, termasuk wilayah Ilung Pasar Lama, Ilung Tengah, Sumanggi, dan Sumanggi Seberang,” ujar Fitriadinoor.

Di Desa Ilung Pasar Lama RT 01 RW 01, banjir berdampak pada 13 rumah yang dihuni 14 kepala keluarga (KK) atau 37 jiwa. Ketinggian air di pekarangan rumah berkisar antara 5 hingga 45 sentimeter, sementara genangan di jalan raya mencapai sekitar 10 sentimeter. Satu rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air di dalam rumah 3–5 sentimeter. Fasilitas umum yang terdampak di wilayah ini meliputi Langgar Darul Istiqomah dan satu pabrik penggilingan padi.

Masih di Desa Ilung Pasar Lama, RT 07 RW 03, tercatat 10 rumah terdampak dengan 12 KK dan 21 jiwa. Selain itu, 10 rumah lainnya terendam dengan ketinggian air di dalam rumah mencapai 10–35 sentimeter.

Sementara di Desa Ilung Tengah, RT 05 RW 03, banjir berdampak pada 14 rumah dengan 16 KK dan 43 jiwa, dengan ketinggian air 5–25 sentimeter. Di RT 06 RW 03, sebanyak 26 rumah dengan 28 KK dan 84 jiwa terdampak, dengan genangan di pekarangan rumah mencapai 10–30 sentimeter.