UPDATE Mayat di Depan STIHSA Banjarmasin, ULM Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Mahasiswi Cantik Zahra Dilla
Dua sahabat korban, Tia (20) dan Ariska (20), yang merupakan teman satu jurusan di Fakultas Ekonomi ULM, juga mengungkapkan adanya kejanggalan. Pada dini hari sekitar pukul 02.04 Wita, Zahra sempat mengunggah status WhatsApp yang tidak biasa.
“Saya sempat menanyakan lewat komentar, tapi tidak dibalas. Sekitar pukul 03.30 Wita dia membalas di grup, minta maaf. Setelah itu sudah tidak bisa dihubungi lagi,” ungkap Ariska.
Ayah korban, Sarmani (55), menyebut Zahra dikenal sebagai pribadi pendiam dan tertutup, serta tidak pernah mengeluhkan persoalan pribadi maupun asmara. Ia juga mengungkapkan sejumlah barang milik korban hilang, di antaranya sepeda motor Honda Vario, dua unit telepon genggam, dompet, tas, serta gelang emas seberat 10 gram.
“Kami berharap kasus ini diungkap secara tuntas. Kami juga meminta dilakukan autopsi agar penyebab kematian anak kami benar-benar jelas,” tegas Sarmani.
Informasi sementara dari hasil visum luar mengungkap adanya bekas jeratan di leher korban, serta dugaan lengan korban sempat diikat. Temuan ini semakin menguatkan dugaan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tragis tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Hafiz Satria Arianda, membenarkan identitas korban.
“Benar, korban bernama Zahra Dilla. Orang tua sudah datang dan mengenali jenazah. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang-barang korban yang hilang, serta menunggu hasil pemeriksaan lanjutan guna mengungkap secara menyeluruh tragedi yang mengguncang Kota Banjarmasin ini.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad