Sementara itu, Komusaris Utama Bank Kalsel, Subhan Nor Youmil menuturkan, agar pertumbuhan kredit itu bisa lebih diperhatikan lagi di Tahun 2026, namun tetap harus memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaannya.

"Kami akan terus mengevaluasi dan mengawasi terhadap upaya-upaya yang dilakukan Bank Kalsel dalam rangka meningkatkan kredit di tahun 2026," tutur Subhan.

"Khusus untuk Bank Devisa mudah-mudahan untuk perijinannya dalam waktu yang tidak terlalu lama mendapat kabar baik dari OJK, karena saat ini masih berproses," pungkasnya. (Wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu