Kader HMI Tala, Imamah Mufidatul Nadiva Tanggapi Stigma Negatif Pada Perempuan di Pekan Perkaderan Training Raya (LK II & LKK) Tingkat Nasional
Ia juga menanggapi banyaknya perempuan yang akhirnya memilih mundur atau menyederhanakan potensinya hanya karena merasa bersalah telah melampaui ekspektasi sosial. Menurutnya, kondisi ini merugikan lingkungan sosial yang kehilangan kontribusi besar dari kaum perempuan.
Melalui forum nasional ini, ia mendesak agar masyarakat dan institusi mengubah cara pandang mereka terhadap produktivitas perempuan, sekaligus menekankan bahwa keaktifan adalah kekuatan, bukan sesuatu yang harus dicurigai.
"Sudah saatnya kita mengubah cara pandang. Aktif bukanlah ambisi berlebihan. Perempuan berhak belajar, berprestasi, dan berkontribusi tanpa harus terus-menerus membela diri. Harapan terbesar adalah terciptanya ruang yang adil di mana perempuan tidak lagi dihakimi karena pilihannya," pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari (14-20 Desember 2025) ini mengusung tema fundamental: “Diseminasi Visi Ideologis HMI Guna Membangun Ekonomi Kerakyatan dan Tata Kelola SDA yang Berkeadilan.”
BACA JUGA: OTT KPK di Kejari HSU: Kajari Ditahan, Kasi Datun Masih Dikejar
Ketua HMI Cabang Persiapan Tanah Laut, Zulkifli, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga mengusung tema spesifik “Diseminasi Digital Creativity Guna Membangun Ekonomi Kreatif dan Tata Kelola SDA Berkeadilan.”
Zulkifli menegaskan bahwa tema tersebut selaras dengan cita-cita HMI untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Ia berharap pekan perkaderan ini menjadi tonggak penting bagi para peserta.
”Hal ini juga menjadi tonggak kawan-kawan sebagai ruang wadah belajar kawan-kawan untuk menciptakan gagasan-gagasan baru dalam hal pembangunan daerah yang akan disampaikan di daerah masing-masing,” ungkap Zulkifli, seraya berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah, alumni, dan pihak-pihak yang telah menyukseskan acara.
Ketua Pelaksana, Muhammad Nurdiyanto, melaporkan bahwa rangkaian Pekan Perkaderan ini telah dimulai sejak Kamis (11/12/2025), diawali dengan tahap screening ketat untuk memastikan kualitas kader.
Pembukaan acara ini berlangsung pada Minggu (14/12/2025) lalu.
Nurdiyanto melaporkan total 30 peserta terbaik (20 peserta Intermediate Training atau LK II, dan 10 peserta Latihan Khusus KOHATI atau LKK) hadir dari berbagai cabang HMI se Nusantara. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu