Distrik Keerom Papua Banjir Hanyutkan Gelondongan Kayu, Netizen: Mirip Banjir Sumatera

WARTABANJAR.COM, PAPUA- Pada Rabu (17/12/2025) fenomena mengerikan terjadi di Distrik Keerom, Provinsi Papua, yaitu banjir yang menghanyutkan gelondongan kayu disebut warganet mirip banjir Sumatera.

Aliran sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu membawa ribuan tumpukan kayu gelondongan berukuran besar yang hanyut hingga ke pemukiman warga.

Kejadian yang terekam dalam video amatir warga tersebut memperlihatkan derasnya arus sungai yang membawa material kayu hasil hutan, menghantam apa pun yang dilaluinya.

Infrastruktur setempat dilaporkan lumpuh akibat banjir ini, jembatan utamanya bahkan terputus.

Warga yang berada di lokasi melaporkan bahwa sebuah jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat setempat tidak kuat menahan hantaman tumpukan kayu gelondongan tersebut hingga akhirnya terputus total.

Seorang warga dalam rekaman video yang beredar di media sosial mengatakan hal tersebut.

Warga setempat khawatir terputusnya jembatan akan mengisolasi sejumlah wilayah di Distrik Keerom dan menghambat proses penyaluran bantuan atau aktivitas ekonomi warga.

Seperti Tragedi Sumatera

Fenomena “kayu kiriman” di Keerom ini memiliki kemiripan mencolok dengan tragedi banjir bandang yang baru saja melanda sejumlah wilayah di Sumatera, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

Banyak pihak menduga tumpukan kayu gelondongan ini merupakan indikasi adanya aktivitas perambahan hutan atau illegal logging di wilayah hulu distrik itu.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak bahwa eksploitasi hutan yang tidak bertanggung jawab akan memicu kemarahan alam yang berdampak langsung pada hilangnya nyawa dan harta benda masyarakat di hilir.

BACA JUGA: OTT KPK di Kejari HSU: Kajari Ditahan, Kasi Datun Masih Dikejar

Para warganet mengaku khawatir dan prihatin bencana ini mengisyaratkan parahnya tingkat kerusakan alam di kawasan tersebut sehingga menyebabkan banjir.

“Udah berulang kali diberi bukti didepan mata oleh sang Pencipta, masih aja mereka berbuat kerusakan. Astaghfirullah!!!” sebut _46***.

“Baru aaja kmaren baca postingan greepeace ttg papua, udah kejadian.. ya Allah,” ujar kel***.