Tak hanya dari sudut pandang agama dan sosial, Ustadz Maulani juga menyinggung aspek kesehatan. Ia menyatakan bahwa praktik hubungan sesama jenis memiliki risiko kesehatan yang tinggi, sehingga menurutnya isu ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.

“Kalau tidak percaya agama, silakan pakai logika kesehatan. Ini bukan perilaku yang aman,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Ustadz Maulani mengimbau agar para pelaku LGBT kembali kepada ajaran agama. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara agama, keluarga, dan negara dalam menjaga moral masyarakat.

“Sejarah membuktikan, peradaban runtuh bukan karena serangan luar, tapi karena kerusakan moral dari dalam,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur_muhammad