BMKG Beberkan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru
“Ini juga sebuah PR berat, bukan hanya untuk mengantisipasi, tetapi juga bagaimana memberikan layanan untuk peribadatan, untuk kepariwisataan, dan lain-lain di wilayah yang terdampak bencana. Jadi antisipasi bukan hanya dilakukan terhadap risiko bencana baru, tapi juga memberikan pelayanan terhadap bencana yang ada,” ungkapnya.
Untuk itu, ia mengimbau seluruh elemen pemerintah memberikan dukungan penuh bagi masyarakat di wilayah yang mayoritas merayakan Natal.
Ia juga meminta BMKG terus memperkuat operasi modifikasi cuaca di wilayah berisiko tinggi menjelang puncak mobilitas masyarakat.
“Nataru kali ini bukan hanya yang standar yang biasa kita lakukan, tetapi juga bagaimana memberikan dukungan ekstra kepada wilayah-wilayah terdampak bencana,” pesan Pratikno.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tetap waspada, dan memanfaatkan kanal informasi resmi BMKG.
Dengan dukungan teknologi, mitigasi terpadu, serta koordinasi lintas lembaga, pemerintah memastikan layanan transportasi dan aktivitas masyarakat pada periode Nataru tetap aman dan lancar. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu