Selain obat-obatan dan tenaga medis, ia menyoroti kebutuhan air bersih yang sangat vital untuk memulihkan layanan kesehatan di rumah sakit.
Menurutnya, tanpa air bersih, proses sterilisasi alat, perawatan luka, kebersihan ruang perawatan, hingga sanitasi tenaga kesehatan tidak dapat berjalan maksimal.
“Air bersih adalah bagian dari pelayanan medis. Tanpa itu, risiko infeksi semakin tinggi, terutama bagi pasien luka akibat banjir dan longsor. Pemerintah perlu memastikan suplai air bersih darurat melalui mobil tangki atau instalasi sementara,” tegasnya.
Irmawan juga mengingatkan bahwa pascabencana masyarakat rentan mengalami berbagai penyakit seperti ISPA, diare, penyakit kulit, dan infeksi lain.
Karena itu, ia meminta pemerintah melakukan penanganan kesehatan secara menyeluruh serta memberikan dukungan penuh kepada tenaga kesehatan.
“Tenaga kesehatan adalah garda depan. Mereka juga terdampak, kelelahan, dan membutuhkan dukungan, baik fasilitas kesehatan, asupan makanan, maupun kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah harus memastikan mereka bekerja dalam kondisi yang layak,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar






