"Terdapat empat titik, yang mana, tetapi titik aksinya itu dia fokusnya cuma di depan Poltek, Bundaran Angsau, dan Bundaran PKK. Jadi, yang awalnya harusnya empat titik, tapi kita aktifnya di tiga titik," ujarnya.

Keberhasilan mengumpulkan dana sebesar itu dalam waktu empat hari menunjukkan antusiasme masyarakat Tanah Laut dan efektivitas koordinasi tim mahasiswa di bawah pengawasan Rafly dan para Korlap di titik-titik aksi tersebut.

BACA JUGA: Sejumlah Negara Boikot Kontes Menyanyi Eurovision karena Partisipasi Israel

Harapan dan Doa Pasca Penyaluran Donasi

Dengan disalurkannya total donasi Rp 29.635.000,00 ini melalui Rumah Zakat, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban hidup para korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Mahasiswa Tanah Laut berharap semangat kepedulian yang telah terbangun selama aksi ini dapat terus berkelanjutan, menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk senantiasa responsif terhadap isu kemanusiaan dan kebencanaan di mana pun.

Seluruh tim juga mendoakan agar korban bencana diberikan kesabaran, dan proses pemulihan wilayah yang terdampak dapat berjalan lancar serta cepat.

Bantuan ini juga menjadi simbol penguat solidaritas lintas pulau, membuktikan bahwa jarak geografis tidak menghalangi niat baik untuk saling membantu. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu