Upaya pemadaman melibatkan banyak unsur, mulai dari TRC BPBD HST, Tagana, TNI, Polri, Damkar HST, Relawan Balakar 654 Murakata, aparat desa, hingga masyarakat setempat.

Kerja cepat dan sinergi seluruh unsur lapangan berhasil mencegah api merambat ke rumah lainnya.

“Sinergi yang baik membuat kebakaran cepat dikendalikan,” ujar Fitriadi.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu M. Husaini, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari konsleting arus listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. (wartabanjar.com/Adew)

Editor: Yayu