WARTABANJAR.COM, PELAIHARI — Tanah Laut (Tala) melepas kontingen atlet disabilitas terbesar mereka sepanjang sejarah dengan penuh kebanggaan. Sebanyak 97 atlet siap bertarung pada Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025, usai dikukuhkan langsung oleh Wakil Bupati Tala, H. M. Zazuli atau H. Uli, pada Rabu (19/11/2025) di Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari.

Pengukuhan ini tak sekadar seremoni. H. Uli menegaskan bahwa momen tersebut adalah awal dari perjalanan panjang para atlet dalam membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan. Kontingen anyar ini diperkuat 97 atlet, 15 pelatih, dan 15 asisten pelatih dari 12 cabang olahraga — formasi besar yang mencerminkan kesiapan total Tala menantang kompetisi provinsi.

BACA JUGA: Pelarian Berakhir: Pembunuh di Kampung Gadang Ditangkap di HST, Motif Sepele Berujung Maut

Dalam sambutannya, H. Uli menyampaikan penghormatan mendalam kepada para atlet yang telah menunjukkan komitmen, ketekunan, dan disiplin selama masa persiapan. Ia menegaskan bahwa apa yang mereka lakukan adalah bukti nyata bahwa semangat juang mampu mengalahkan batas apa pun.

“Kalian menunjukkan bahwa keterbatasan bukan halangan. Itu adalah kekuatan luar biasa yang membentuk pribadi yang lebih tangguh. Tala menatap kalian penuh harapan,” ujarnya dengan lantang.

Tak berhenti di sana, H. Uli juga menekankan bahwa Peparprov bukan semata-mata ajang perebutan medali. Lebih penting dari itu adalah mental juara, sportivitas, keberanian, dan kemampuan menjaga kebersamaan. Menurutnya, kemenangan sejati bukan sekadar fisik, melainkan mental yang kuat.

Ia menutup pesannya dengan suntikan motivasi yang membakar semangat kontingen.
“Tunjukkan mental juara itu. Jangan gentar menghadapi lawan, jangan ragu pada kemampuan sendiri, dan jangan menyerah sebelum peluit terakhir berbunyi.”

Kini, 97 atlet disabilitas Tala siap mengibarkan nama Bumi Tuntung Pandang di Peparprov V Kalsel 2025 — membawa tekad, harapan, dan semangat tanpa batas.(Wartabanjar.com/Gazali)

editor: nur muhammad