Menhan Tinjau Langsung Dapur Yonif TP 857, ‘Tempe Tak Boleh Satu’

“Siap 10,” jawab prajurit yang mendampingi.

“Gak bisa, potong 8,” tegasnya lagi.

Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa makanan yang bersih, bergizi, dan disajikan dengan standar yang tepat merupakan bagian penting dari kesejahteraan prajurit serta mendukung kesiapan dalam menjalankan tugas di wilayah.

Dalam pengarahan kepada seluruh prajurit, Menhan RI menyampaikan pesan penting mengenai disiplin dan identitas prajurit TNI.

Ia menegaskan bahwa prajurit harus memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga dan terus menjaga kehormatan diri serta satuan.

“Disiplin adalah kunci utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Prajurit harus siap bertempur menghadapi segala ancaman negara, dan semuanya berawal dari kedisiplinan yang tinggi,” tegas Menhan.

Menhan juga menegaskan peran prajurit sebagai Tentara Rakyat dan Tentara Pejuang.

Menurutnya TNI lahir dari rakyat, dan oleh karena itu harus senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, bersikap ramah dan membantu dalam setiap tugas pembinaan teritorial.

“Tanpa rakyat, kita bukan siapa-siapa. Jagalah kedekatan dengan rakyat, karena mereka adalah kekuatan utama kita,” imbuhnya dengan tegas. (Wartabanjar.com/rilis)

Editor Restu