Ryan menegaskan bahwa kunjungan ini sangat berharga untuk mematangkan konsep pengembangan kawasan olahraga terpadu di Kalimantan Selatan.

“Model integrasi stadion dengan sistem transportasi massal dan pengembangan kawasan ekonomi berbasis aktivitas olahraga menjadi referensi penting bagi kami. Konsep seperti ini sangat relevan untuk diterapkan di Kalimantan Selatan, agar pembangunan fasilitas besar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan publik, ekonomi kreatif, dan ruang interaksi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebut, hasil studi tiru ke JIS akan menjadi bahan kajian bagi perencanaan pembangunan infrastruktur olahraga mendukung penyelenggaraan even-even olahraga banua.

“Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi pemicu untuk menghadirkan infrastruktur olahraga yang representatif, modern, dan membanggakan bagi Banua. PUPR Kalsel siap berkolaborasi lintas sektor untuk memperkuat arah pembangunan yang bermanfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)

Editor Restu