Gila! Dalang Penculikan Bilqis, Sri Yuliana Ternyata Juga Jual Anak Kandung Demi Uang
WARTABANJAR.COM, MAKASSAR — Kasus penculikan bocah empat tahun, Bilqis, di Makassar, Sulawesi Selatan, mengungkap fakta mengejutkan. Pelaku utama, Sri Yuliana (30), yang awalnya dikira hanya asisten rumah tangga biasa, ternyata menjadi dalang sindikat perdagangan anak lintas provinsi.
Lebih mencengangkan lagi, Sri diduga menjual anak kandungnya sendiri demi uang. Pengakuan itu terungkap dari dua anak Sri yang kini berada di bawah perlindungan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar.
“Anaknya sendiri bilang mamanya pernah menjual anak. Jadi ada dugaan kuat Sri juga memperdagangkan anak kandungnya,” ungkap Konselor Hukum UPTD PPA, Sitti Aisyah (41), Selasa (11/11/2025).
Terjepit Kemiskinan, Lima Anak Terlantar
Sri Yuliana tinggal di indekos sederhana di Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar, bersama dua anaknya. Ia diketahui memiliki lima anak, namun hanya dua yang tinggal bersamanya setelah berpisah dari suami.
Kehidupan ekonomi yang sulit diduga menjadi alasan Sri terlibat dalam aksi penculikan dan jual beli anak.
Ia menculik Bilqis dan menjualnya melalui akun Facebook bernama “Hiromani Rahim Bismillah.”
“Anaknya lima orang, dan ini sedang didalami. Banyak warga sekitar yang tahu bahwa Sri ini sering memperjualbelikan anak,” lanjut Sitti Aisyah.
Tragisnya, salah satu anak Sri yang kini diselamatkan juga menjadi korban kekerasan seksual oleh pamannya sendiri.
Gunakan Anak Sendiri untuk Pancing Korban
Aksi penculikan Bilqis terjadi Minggu (2/11/2025) di Taman Pakui Sayang, Jalan A.P. Pettarani, Makassar. Saat itu, Bilqis menemani ayahnya, Dwi Nurmas (34), yang sedang bermain tenis.
Sri datang bersama dua anaknya dan menggunakan mereka untuk memancing Bilqis agar mau bermain bersama.
“Anak kandungnya dipakai untuk menarik perhatian korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana, Senin (10/11/2025).
Saat ayah korban lengah, Sri membawa Bilqis ke kamar kosnya di kawasan Abu Bakar Lambogo.
Diperjualbelikan Hingga Rp80 Juta
Hasil penyelidikan polisi menunjukkan, akun Facebook Hiromani Rahim Bismillah aktif memperdagangkan anak. Bilqis dijual seharga Rp3 juta kepada Nadia Hutri (29) asal Sukoharjo, Jawa Tengah.