WARTABANJAR.COM – Jujur saja, ketika KPK bilang ada dugaan tanah milik negara dijual lagi ke negara untuk proyek Whoosh, rasanya bukan kaget, tapi lebih ke, “yaelah… kejadian begini lagi.”
Seolah setiap proyek besar di Indonesia punya pola yang sama dari harga yang tiba-tiba melambung, status lahan mendadak berubah, dan selalu ada oknum yang kebetulan “diuntungkan”.
Asep Guntur dari KPK bilang ada tanah negara yang diatur sana-sini sampai negara harus bayar jauh lebih mahal. Bahkan contoh kasarnya, tanah harga 10 bisa jadi 100. Dan ironisnya, ini terjadi di proyek nasional yang seharusnya transparan dari awal. (Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)
VIDEO – PARAH! KPK Bongkar Dugaan “Mark Up” WHOOSH, Tanah Negara Dijual Ke Negara?

